Lewati ke konten utama

Inflasi Agustus Terjaga di Bawah Tiga Persen, Harga Pangan Jadi Penentu

Laju inflasi tahunan pada Agustus tercatat 2,8 persen, ditopang stabilnya harga beras dan turunnya harga cabai setelah panen di sentra produksi.

Bagas Prakoso 1 menit baca
Pedagang menata cabai di pasar tradisional
Harga cabai turun setelah panen raya di beberapa sentra produksi.Berberita/Ilustrasi

Laju inflasi tahunan pada Agustus tercatat 2,8 persen, masih berada dalam rentang sasaran bank sentral. Kelompok makanan menjadi penentu utama, dengan harga cabai dan bawang merah turun setelah panen raya di beberapa sentra produksi.

Beras stabil, hortikultura menekan#

Harga beras relatif datar sepanjang bulan setelah operasi pasar diperluas ke 180 kabupaten. Sebaliknya, komoditas hortikultura mencatat deflasi bulanan, yang menahan tekanan dari kenaikan tarif angkutan.

Penurunan harga hortikultura memberi ruang bagi inflasi inti untuk tetap terkendali, meski permintaan mulai menguat.
Kepala Badan Pusat StatistikKonferensi pers rilis inflasi

Inflasi inti dan arah suku bunga#

Inflasi inti berada di 2,1 persen, naik tipis dibanding bulan sebelumnya. Angka itu menunjukkan permintaan domestik menguat tanpa memicu tekanan harga yang berlebihan.

Sejumlah ekonom menilai kombinasi ini memberi ruang bagi bank sentral untuk menahan suku bunga acuan pada rapat berikutnya, sambil mencermati nilai tukar dan arah harga energi global.

Yang perlu diawasi#

Risiko utama pada kuartal berikutnya adalah musim hujan yang datang lebih awal, yang berpotensi mengganggu distribusi dan menaikkan harga di tingkat konsumen.

Penulis

Bagas Prakoso

Reporter Ekonomi

Menulis tentang kebijakan fiskal, perdagangan, dan industri manufaktur. Lulusan ilmu ekonomi.

<h2 class="text-lg font-extrabold tracking-tight text-ink-900 sm:text-xl dark:text-white">Berita terkait</h2>